Gue jadi rada2 suka menulis (walaupun kenyataannya gue males nulis xD). Gue akan kasih tau cerpen pertama gue. Dibuat pas UAS..
~~~~~~~~
Itulah sebuah kata yang dikatakan oleh Andre, sang ketua basket sekaligus cowok popular di sekolahnya setelah mendapatkan beberapa hadiah (yang menurutnya gak penting) dari para penggemarnya.
"Napa siih setiap bulan gue dapet hadiah yg selaluu gak penting? Bunga, cokelat, boneka, apalagi surat cinta.. Duuh, apa ini ya yang namanya BALADA COWOK KEREN??!" pikir Andre
"Andreee..."
Andre pun terkejut ketika mendengar suara cewek yang begitu dikenalnya dan dia pun melirik kebelakang.
"Oo.. Km toh Nit, gue pikir fans gue." kata Andre
"Idiih...Koq gethu sih ama temen sendiri. Tega banget." kata Nita
"Ok,ok,ok. Sori deh,sori."
"Ah, gak apa - apa kok."
Ketika Andre berbicara ama Nita, teman akrabnya sejak SD, Andre merasa kalau masalah yang ada langsung saja hilang entah kemana. Dan entah kenapa Andre merasakan hal yang aneh ketika bersama Nita. Sebenarnya Andre jatuh cinta dengannya, tetapi baginya dia cuma teman akrabnya saja.
"Ndre?"
Andre pun melirik Nita dengan wajah yang bingung.
"Apa?"
"Umm gini..." kata Nita sampai malu-malu
"Gini apanya?!" kata Andre sampai penasaran.
"Nanti pulang sekolah temui aku di kantin ya. Ada yang mo gue kasih ama kamu nih..."
Sambil bingung dan makin penasaran dengan Nita, Andre langsung jawab "Umm... OK deh. Tapi, jangan telat ya."
Sambil senyum dia pun berkata "Yaa.. "
DREEEEEENNNGGG...
Bel masuk pun berbunyi dan Nita langsung meninggalkan Andre dengan lambaian tangannya. Tetapi Andre cuma senyum kecil saja karena dia punya firasat yang buruk.
---
DREEEEENNGGG...
Bel pulang pun berbunyi dan Andre pun langsung ke kantin sesuai janji Nita. Dan benar juga karena Nita sudah menunggunya dari tadi.
"Nitaaa..."
Nita pun melirik Andre yang lari ngos-ngosan
"Sori banget ya Nit gue telat. Soalnya ada keperluan basket dulu nih."
"Duuuh Ndre kamu ini. Sampe ngos-ngosan gitu? Nih minum dulu." kata Nita sambil memberikan air minumnya ke Andre.
Setelah Andre minum, dia langsung nanya kepadanya. "Eh Nit, lu mo kasih apa ama gue?"
Nita mengambil tasnya dan langsung memgambil dari tasnya sebuah kalung dengan ukiran hati berwarna perak. Andre pun langsung terkesan dengan kalung itu.
"Um Nit,kalung itu.. Kalung itu buat gue?" tanya Andre
Nita pun menangguk "Ini kalung spesial gue yang gue buat. Gue ingin berikan ini untukmu buat... buat..."
"Buat apaan?"
"Buat dukungan loe tuk pertandingan basket hari minggu nanti."
"Oo gitu. Thanks ya Nit loe emang temen yang baiiiik banget sedunia. Selama ini gue dapet bunga, cokelat, ama surat cinta melulu sih. Gue jadi bete nih."
Nita pun cuma tertawa kecil dan memberikan kalungnya ke Andre dan Andre pun langsung memakainya. Andre pun mikir kalau pake kalung itu malah membuat dia makin ganteng, tapi dia sangaat menyukainya karena dia pikir kalungnya lucu sih.
"Gimana? Suka?" tanya Nita sampe berpendapat.
"Woish... Suka bangeeet. Lucuu.." kata Andre sampe riang.
Nita pun sangat senang ketika Andre suka kalung buatannya. Dia pun melihat jam tangannya dan dia pikir dia sudah terlalu telat untuk pulang ke rumahnya.
"Waduh, gue telat nih. Sori ya, Ndre gue pulang dulu. Tapi loe suka ya?" kata Nita
"Kan udah gue bilang gue SUKAA banget. Thanks lagi ya." kata Andre sambil mencium pipi Nita.
Wajah Nita pun memerah lagi sampai Andre tertawa kecil karena wajahnya yang memerah. Setelah melambaikan tangannya ke Andre, Nita pun pergi dan Andre pun melambaikan tangannya ke Nita dengan wajah yang sangat sedih. Andre pun melihat Nita dengan kejauhan sampai Andre pun memikir. "Nit, entah kenapa gue pikir gue gak akan ketemu lagi denganmu. Gue ngerasa loe akan pergi meninggalkanku, tuk selamanya"
--
Keesokan harinya, Andre sengaja datang pagi-pagi buat menyapa Nita. Tetapi, dia tidak melihatnya apalagi bertemunya. Dia masih mengingat kemarin kalau dia pikir dia tidak akan bertemu dengannya lagi. Tapi dia pikir itu cuma sekedar isu.
"Andre, Andree!!!"
Andre pun terkejut ketika mendengar ada cewek yang memanggilnya dan dia melirik ke Febi, teman sekelasnya Nita yang sedang menangis.
"Febi? apa-apaan sih? Koq sampe nangis gitu?" kata Andre sampai bingung
"Nita Ndre. Nitaa!!" lanjutnya sampai menangis`Andre pun terkejut ketika Febi mengatakan kata Nita. Andre pun nanya samaai khawatir.
Sambil menenangkan Febi, Andre pun bertanya "Sabar donk Febi. Emang kenapa Nita?!"
"Nita... tertabrak mobil... dan... meninggal di rumah sakit." kata Febi sampai air matanya mengalir.
Andre pun terkejut dan langsung mengalirkan airmatanya ketika mendengar teman akrabnya meninggal. Andre pun langsung menunduk kepalanya dan mulai menangis.
"Napa Nit, NAPA LOE NINGGALIN GUE?! Bukannya loe udah janji ama gue kalo kita akan berteman selamanya. Tapi, mana janjimu Nit? MANAA?!!" teriak Andre sambil menangis.
Febi pun tahu betapa sedihnya Andre ketika mendengar teman baiknya pergi untuk selama-lamanya. Febi ingin menghiburnya tetapi percuma karena tangisan Andre makin keras.
--
Siangnya, semua teman sekelas Nita dan wali kelasnya mengikuti proses pemakaman Nita. Semuanya pun menangis, orangtuanya, temennya, sampai orang yang terdekatnya pun menangis. Tapi, Andre tidak mengikuti pemakaman teman baiknya itu. Dia cuma termenung di bawah pohon besar, tempat bermain mereka sejak kecil sambil melihat ukiran hati pada kalungnya.
"Gue gak tahu Nit. Gue gak tahu kalau kalung ini adalah hadiah terakhir dari loe. Gue janji Nit, gue akan memakainya sampai mati." pikir Andre sampai melihat ke langit.
Andre pun terkejut ketika melihat sebuah serpihan kecil di sebelah ukiran itu. Dia pun membukannya dan dia pun terkejut sambil mengalirkan lagi air matanya ketika dia melihat sebuah tulisan yang tertulis:
NITA LOVE ANDRE
Andre pun teringat kalau dia pingin mengungapkan rasa cintanya kepada Nita, tetapi dia menolaknya dan selalu bilang kepada Andre kalau dia cuma teman akrabnya saja. Tetapi, ternyata dia mengetahui kalau Nita dari dulu juga pingin mengatakan cintanya kepadanya. Andre pun melihat ke langit dan berteriak sambil menangis.
AISHIITERUUU... NITAAA!!
Sementara itu dari tempat yang jauh, Nita pun melihat semuanya kerabatnya menangis untuknya. Tetapi dia sedih ketika Andre tidak datang untuk menemuinya untuk terakhir kalinya. Ketika Nita akan pergi, tiba-tiba dia mendengar teriakan teman akrabnya yang mengirim lewat angin.
"Aishiiiteruuu, Nita."
Nita pun cuma menangis ketika mendengar teriakan dan ungkapan cintanya kepadanya. Dia juga... pingin mengungkapkan cintanya juga, tetapi Tuhan berkehendak lain. Dia harus meninggalkan temannya untuk selamanya. Nita pun langsung pergi meninggalkannya sambil mengatakan...
"AISHITERU... ANDRE.."
TAMAT
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Gimana? kacau? gaje? kasih kritik ya. Nanti gue perbaiki lagi deh...